Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tujuh Bulan Aku Mengabaikanmu

Tujuh Bulan Aku Mengabaikanmu

Aku menenteng laptopku, berjalan menyusuri beberapa kelas hingga sampai pada ruangan ber AC. Terdapat satu meja dengan segelas air putih dan tiga macam snack yang setiap hari disediakan. Aku duduk dan meraih tas merahku. Menggenggam sebuah wadah kecil berisi alat make up. Mukaku kucel sekali, lesu seperti menahan beban yang berat. Entah apa aku bisa berdiri lagi hanya dengan melirik yang tersedia di atas meja. Sedari tadi saat mentari berjinjit-jinjit di atas jendelaku, perutku belum terisi. Aku memutuskan untuk melangkahkan kakiku bersama bayanganku yang disorot oleh panas matahari, meninggalkan tempat itu. Keringatku mengucur deras persis seperti air mataku kala itu. Saat dimana semua orang merasa iba pada kesalahanku sendiri. Aku berjalan membendung air yang seakan ingin melonjak dan tumpah membanjiri wajahku. Menahan yang seharusnya bisa mengalir deras kala itu. Tapi aku diam menatap kosong dengan hati yang pilu. Semua seperti mimpi hingga aku meyakinkan diriku bahwa esok ak...