Review Kelompok 6

Review Kelompok 6

Presentasi kelompok 6 tentang fitrah seksualitas pada anak ini mengusung topik tentang Cinderela Complex (CC) dan Peter Pan Syndrom (PS).

Penyebab CC dan PS hampir sama faktor terbesar adalah "pola asuh orang tua.
Meskipun menurut salah satu anggota bahwa, “Peter Pan Syndrome dan Cinderella Complex sejauh yang saya pelajari di kajian formal belum masuk ke ranah keilmuan (alias belum diakui secara resmi sebagai gangguan kejiwaan). Beberapa pakar memang mengkaji, tapi secara umum di APA (American Psychology Association) yg menjadi panduan DSM (buku panduan psikolog dunia) belum masuk,” ungkapnya pada saat setelah presentasi kelompok 6 tersebut, namun bisa kita pahami bahwa CC dan PS adalah salah satu dari sekian banyak faktor yang dipengaruhi oleh kurangnya menanamkan fitrah seksualitas pada anak dalam keluarga.
Dan yang paling perlu digaris bawahi adalah anak-anak kekurangan figure peran Ayah dan Bunda yg seimbang pada masa-masa sebelum Aqil Baligh. Terutama kekurangan peran Ayah, karena masih banyak yang menganggap tugas Ayah hanya mencari nafkah, tanpa terlibat dalam pengasuhan dan pendidikan.
Sehingga ketika dewasa, apalagi sudah berumah tangga, mereka tidak dapat menjalankan peran sebagai Ayah Bunda dengan baik, tidak mandiri, tidak tanggung jawab, karena memang tidak ada contoh dari orang tua, atau Orang tua mendidik dengan cara yg kurang tepat.
Agar hal ini tidak terjadi pada anak-anak kita kelak, tugas kita sebagai orang tua untuk meningkatkan bonding dan akrab dengan anak. Menjadi teladan yang baik dan mengajarkan fitrah seksualitas sesuai gendernya, peran ayah dan ibu harus seimbang
Orang tua perlu akrab dan menjadi sahabat terbaik anak-anak...
Juga mendidik sesuai tahapan usianya
📝 Usia 7-10 tahun, anak lelaki lebih didekatkan kepada ayah, agar anak memahami peran sosialnya, diantaranya sholat berjamaah, bermain dengan ayah, sebagai pembelajaran untuk bersikap dan bersosial kelak, serta menghayati peran kelelakian dan peran keayahan, kepemimpinan dan cinta.
Ayah harus jadi lelaki pertama yang dikenang anak lelakinya dalam peran seksualitas kelelakiannya.
Anak perempuan pada usia ini didekatkan ke ibunya agar peran keperempuanan dan peran keibuannya bangkit. Anak akan belajar tentang merawat dan melayani, juga urusan keperempuanan dan keibuan.
Ibu harus jadi wanita hebat pertama yang dikenang anak perempuannya dalam peran seksualitas keperempuanannya.
📝  Usia 10-14 tahun, anak lelaki didekatkan ke ibu, dan anak perempuan didekatkan ke ayah.
Anak lelaki didekatkan ke ibu agar belajar langsung dari Ibu bagaimana lawan jenis harus diperhatikan, dipahami dan diperlakukan dengan baik. Ibunya harus menjadi sosok wanita ideal pertama bagi anak lelaki sekaligus tempat curhat baginya.
Anak lelaki yang tidak dekat dengan ibunya di tahap ini, tidak akan pernah memahami bagaimana perasaan, fikiran dan sikap yang baik pada perempuan. Sehingga akan menjadi lelaki dewasa atau suami yang kasar, egois, tidak bertanggung jawab.
Pada tahap ini, anak perempuan didekatkan ke ayah agar memahami secara langsung bagaimana lelaki harus diperhatikan, dipahami dan diperlakukan. Ayahnya harus menjadi sosok lelaki ideal pertama baginya sekaligus tempat curhat baginya.
Anak perempuan yang tidak dekat ayahnya di tahap ini, kelak berpeluang besar menyerahkan tubuh dan kehormatannya pada lelaki yang dianggap dapat menggantikan sosok ayahnya yang hilang dimasa sebelumnya, mendambakan 'pangeran' yang datang membawa kasih sayang.

Saya sempat berfikir, kadang memang kita punya rasa ketergantungan pada seseorang yang membuat kita merasakan tidak mampu melangkah tanpa orang tersebut. Hal ini wajar jika orang tersebut adalah pasangan kita. Misal seperti saya begitu tergantung pada suami. Tapi hal ini akan menjadi beban tertentu jika istri tidak memahami betul mana yang bisa digantungkan dan mana yang bisa dikerjakan sendiri. Sehingga sangat diperlukan komunikasi yang sering dilakukan dengan terbuka, mau mengeluarkan uneg-uneg tanpa harus marah atau menuntut. CC dan PS ini juga bisa disembuhkan dengan kesadaran diri tentang fitrah seksualitas yang dianugerahi oleh Allah SWT. Misal seperti, saya perempuan fitrah seksualitas yang berperan penting adalah menjadi panutan bagi si anak perempuan atau menjadi gambaran bagaimana perasaan perempuan untuk anak laki-lakinya ketika dewasa. Peran lelaki sebagai ayah, sebagai pemimpin dan imam dalam keluarga juga harus dicontohkan dengan baik agar menjadi panutan yang tidak membuat anak salah memahami fitrah tersebut.
#bundasayang
#fitrahseksualitas
#gamelevel11
#day7
#catatanbubuayu


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Siapa Sosok Inspirator Kamu?

Salah Nada Merusak Rasa